Ikhlas dan mengerti
Jadi seperti ini ceritanya, sudah beberpa hari sebelum memutuskan untuk pergi ke Matruh, gue sempat merasakan sedih luar biasa dan harapan untuk berangkat hampir tidak ada. Berhubung keadaan yang sangat tidak memungkinkan dan berpengaruh dalam perekonomian gue sempet pasrah dan gamau memaksakan keadaan. Beberapa bulan pertama kedatangan gue di Mesir, Alhamdulillah semua kebutuhan tercukupi dan terasa rezeki orang tua selalu mengalir dan perasaan sedih karena gue ini sulit mengatur keuangan alias boros itu hadir hingga gue keluhkan dan meminta maaf dengan orang tua. Mamah selalu bilang "Gapapa kak, belajar pelan - pelan, makanya gunakan uang teratur sesuai jadwal mamah kirim, insya allah awal bulan selalu mamah kirim selambat - lambatnya pun sekitar tanggal 5", dan itu kata - kata beliau yang gue selalu inget dan buat gue semangat untuk berjuang mengatur keuangan agar tidak keluar dengan sia - sia. Hidup di negri orang dan jauhnya jarak dengan orang tersayang bahkan mengemba...