Cerita hari raya
Satu pekan sebelum hari raya aku disibuki dengan macam kegiatan, padahal detik - detik berkahirnya ramadhan ini harusnya aku sudah menutup diri dengan dunia dan segera menyibukan diri dengan kegiatan rohani untuk segera membersihkan hati. Ditengah kesibukan ku usahakan untuk menyempatkan dan mengisi waktu luang untuk kembali kepada ia sang khaliq. Rasanya seperti jauh sekali namun ku tak berhenti untuk selalu mendekati dan kembali kepadanya. Tepat satu malam sebelum hari raya tiba, aku tak ada daya, "paling hanya pusing biasa, besok segera lekas kembali hanya lelah saja" gumamku. Alhamdulillah Allah memberiku sedikit sehat untuk melaksanakan solat idul fitri di sebuah Masjid mewah di Kota besar yang tidak begitu dekat dari tempat tinggalku. Hari semakin siang, tenagaku mulai hilang. Kepalaku semakin berat. Badanku terasa panas dengan suhu sedang. Kakiku berat untuk melangkah pulang. Mataku tak kuasa menahan lelah ingin cepat memejamkan mata. Hingga aku tertidur rasa itu buka...