Ujung cinta
"Entah apa yang salah dari semuanya?" Berkali-kali aku bertanya siapa yang salah, hingga akhirnya aku sadar bahwa kesalahan pertama adalah diriku yang memberanikan diri untuk menciptakan hubungan ini. Aku yang selalu merasa bahwa tidak ada lelaki yang mau menerimaku diluaran sana, yang kufikirkan haruskah aku memperkenalkan aku seorang diri dengan segala kekurangan juga kelebihanku. Berawal dari hari-hari yang membuatku gundah dengan cinta yang tak pasti, sedikit demi sedikit teka-teki terpecahkan untukku bisa mendapatkannya. Hal terindah saat aku berkesempatam untuk berbicara empat mata dengan dia, lelaki yang selama ini sudah lama aku kagumi. Hingga pada akhirnya keadaan memaksa untuk kudesak perasaanya, dan bertanya bagaimana kelanjutanya. Naif sekali diriku seperti perempuan tak ada harganya. Waktu terus berlalu tak terasa sudah hampir 2 tahun lamanya kupelihara hubungan yang penuh dengan berbagai pertanyaan juga permasalahan yang sulit dipecahkan. Hingga badai datang k...