Luka masa kecil



Mengapa justru bukan mengerti yang tercipta

Malah terganti oleh sakit yang kian lama tak usai,


Mengapa malah terlalu mengharap lebih,

Ketimbang merenung mencoba melihat kebawah.


Mengapa tak tenang sendiri

Padahal harusnya bisa mengontrol diri.


Mengapa tak kunjung pulih

Padahal tak pantas untuk dipelihara


Mengapa aku begitu egois?

Padahal sebenarnya bukan ini yang kumau,

Hanya saja keadaan yang belum pas untuk mengganti kekecewaan yang begitu sulit dihilangkan.


Bukan dendam yang kupelihara

Bukan sakit hati yang kujaga

Hanya saja belum tepat waktunya.


Heii..

Tetaplah berpegang teguh,

Tenangkan diri dan hati,

Cobalah untuk maafkan diri sendiri.


Mungkin luka itu bukan kita yang mau,

Dan itupun bukan kita yang melakukan,

Entah siapapun itu,

bahkan orang tua sekalipun

Percayalah takan ada yang indah selain mencapai ridhonya


Mungkin mereka salah,

Tapi kau tahu?

Itu adalah manusia,

Bahkan kita pun tak selalu benar.


Tugas kita sekarang adalah Coba untuk lebih pahami,

Bagaimana hidup berproses, dan tak selalu dunia tunduk padamu dan mengerti kamu.


Coba maafkan dirimu, maafkan orang sekitarmu.

Maafkan siapapun yang pernah salah denganmu.


Masa lalu mungkin terkenang buruk,

Tapi ingat dan lihat kedepan,

Pancaran cahaya kebahagiaan,

Hadir dengan senyuman keihklasan.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tetap tumbuh, walau rapuh

The began of struggle

BURNOUT